Rahasia Serat Sastra Jendra Hayuningrat


Dalam lakon wayang Purwa, kisah Ramayana bagian awal diceritakan asal muasal keberadaan Dasamuka atau Rahwana tokoh raksasa yang dikenal angkara murka, berwatak candala dan gemar menumpahkan darah. Dasamuka lahir dari ayah seorang Begawan sepuh sakti linuwih gentur tapanya serta luas pengetahuannya yang bernama Wisrawa dan ibu Dewi Sukesi yang berparas jelita tiada bandingannya dan cerdas haus ilmu kesejatian hidup. Bagaimana mungkin dua manusia sempurna melahirkan raksasa buruk rupa dan angkara murka ? Bagaimana mungkin kelahiran ” sang angkara murka ” justru berangkat dari niat tulus mempelajari ilmu kebajikan yang disebut Serat Sastrajendra.

Ilmu untuk Meraih Sifat Luhur Manusia.

Salah satu ilmu rahasia para dewata mengenai kehidupan di dunia adalah Serat Sastrajendra. Secara lengkap disebut Serat Sastrajendrahayuningrat Pangruwatingdiyu. Serat = ajaran, Sastrajendra = Ilmu mengenai raja. Hayuningrat = Kedamaian. Pangruwating = Memuliakan atau merubah menjadi baik. Diyu = raksasa atau keburukan. Raja disini bukan harfiah raja melainkan sifat yang harus dimiliki seorang manusia mampu menguasai hawa nafsu dan pancainderanya dari kejahatan. Seorang raja harus mampu menolak atau merubah keburukan menjadi kebaikan. Pengertiannya bahwa Serat Sastrajendra adalah ajaran kebijaksanaan dan kebajikan yang harus dimiliki manusia untuk merubah keburukan mencapai kemuliaan dunia akhirat. Ilmu Sastrajendra adalah ilmu makrifat yang menekankan sifat amar ma’ruf nahi munkar, sifat memimpin dengan amanah dan mau berkorban demi kepentingan rakyat.

Gambaran ilmu ini adalah mampu merubah raksasa menjadi manusia. Dalam pewayangan, raksasa digambarkan sebagai mahluk yang tidak sesempurna manusia. Misal kisah prabu Salya yang malu karena memiliki ayah mertua seorang raksasa. Raden Sumantri atau dikenal dengan nama Patih Suwanda memiliki adik raksasa bajang bernama Sukrasana. Dewi Arimbi, istri Werkudara harus dirias sedemikian rupa oleh Dewi Kunti agar Werkudara mau menerima menjadi isterinya. Betari Uma disumpah menjadi raksesi oleh Betara Guru saat menolak melakukan perbuatan kurang sopan dengan Dewi Uma pada waktu yang tidak tepat. Anak hasil hubungan Betari Uma dengan Betara Guru lahir sebagai raksasa sakti mandra guna dengan nama ” Betara Kala ” (kala berarti keburukan atau kejahatan). Sedangkan Betari Uma kemudian bergelar Betari Durga menjadi pengayom kejahatan dan kenistaan di muka bumi memiliki tempat tersendiri yang disebut ” Kayangan Setragandamayit “. Wujud Betari Durga adalah raseksi yang memiliki taring dan gemar membantu terwujudnya kejahatan.

Melalui ilmu Sastrajendra maka simbol sifat sifat keburukan raksasa yang masih dimiliki manusia akan menjadi dirubah menjadi sifat sifat manusia yang berbudi luhur. Karena melalui sifat manusia ini kesempurnaan akal budi dan daya keruhanian mahluk ciptaan Tuhan diwujudkan. Dalam kitab suci disebutkan bahwa manusia adalah ciptaan paling sempurna. Bahkan ada disebutkan, Tuhan menciptakan manusia berdasar gambaran dzat-Nya. Filosof Timur Tengah Al Ghazali menyebutkan bahwa manusia seperti Tuhan kecil sehingga Tuhan sendiri memerintahkan para malaikat untuk bersujud. Sekalipun manusia terbuat dari dzat hara berbeda dengan jin atau malaikat yang diciptakan dari unsur api dan cahaya. Namun manusia memiliki sifat sifat yang mampu menjadi ” khalifah ” (wakil Tuhan di dunia).

Namun ilmu ini oleh para dewata hanya dipercayakan kepada Wisrawa seorang satria berwatak wiku yang tergolong kaum cerdik pandai dan sakti mandraguna untuk mendapat anugerah rahasia Serat Sastrajendrahayuningrat Diyu.
Ketekunan, ketulusan dan kesabaran Begawan Wisrawa menarik perhatian dewata sehingga memberikan amanah untuk menyebarkan manfaat ajaran tersebut. Sifat ketekunan Wisrawa, keihlasan, kemampuan membaca makna di balik sesuatu yang lahir dan kegemaran berbagi ilmu. Sebelum ” madeg pandita ” ( menjadi wiku ) Wisrawa telah lengser keprabon menyerahkan tahta kerajaaan kepada sang putra Prabu Danaraja. Sejak itu sang wiku gemar bertapa mengurai kebijaksanaan dan memperbanyak ibadah menahan nafsu duniawi untuk memperoleh kelezatan ukhrawi nantinya. Kebiasaan ini membuat sang wiku tidak saja dicintai sesama namun juga para dewata.

Sifat Manusia Terpilih.

Sebelum memutuskan siapa manusia yang berhak menerima anugerah Sastra Jendra, para dewata bertanya pada sang Betara Guru. ” Duh, sang Betara agung, siapa yang akan menerima Sastra Jendra, kalau boleh kami mengetahuinya. “
Bethara guru menjawab ” Pilihanku adalah anak kita Wisrawa “. Serentak para dewata bertanya ” Apakah paduka tidak mengetahui akan terjadi bencana bila diserahkan pada manusia yang tidak mampu mengendalikannya. Bukankah sudah banyak kejadian yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua”
Kemudian sebagian dewata berkata ” Kenapa tidak diturunkan kepada kita saja yang lebih mulia dibanding manusia “.

Seolah menegur para dewata sang Betara Guru menjawab “Hee para dewata, akupun mengetahui hal itu, namun sudah menjadi takdir Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa ilmu rahasia hidup justru diserahkan pada manusia. Bukankah tertulis dalam kitab suci, bahwa malaikat mempertanyakan pada Tuhan mengapa manusia yang dijadikan khalifah padahal mereka ini suka menumpahkan darah”. Serentak para dewata menunduk malu ” Paduka lebih mengetahui apa yang tidak kami ketahui”
Kemudian, Betara Guru turun ke mayapada didampingi Betara Narada memberikan Serat Sastra Jendra kepada Begawan Wisrawa.

” Duh anak Begawan Wisrawa, ketahuilah bahwa para dewata memutuskan memberi amanah Serat Sastra Jendra kepadamu untuk diajarkan kepada umat manusia”
Mendengar hal itu, menangislah Sang Begawan ” Ampun, sang Betara agung, bagaimana mungkin saya yang hina dan lemah ini mampu menerima anugerah ini “.
Betara Narada mengatakan ” Anak Begawan Wisrawa, sifat ilmu ada 2 (dua). Pertama, harus diamalkan dengan niat tulus. Kedua, ilmu memiliki sifat menjaga dan menjunjung martabat manusia. Ketiga, jangan melihat baik buruk penampilan semata karena terkadang yang baik nampak buruk dan yang buruk kelihatan sebagai sesuatu yang baik. ” Selesai menurunkan ilmu tersebut, kedua dewata kembali ke kayangan.
Setelah menerima anugerah Sastrajendra maka sejak saat itu berbondong bondong seluruh satria, pendeta, cerdik pandai mendatangi beliau untuk minta diberi wejangan ajaran tersebut. Mereka berebut mendatangi pertapaan Begawan Wisrawa melamar menjadi cantrik untuk mendapat sedikit ilmu Sastra Jendra. Tidak sedikit yang pulang dengan kecewa karena tidak mampu memperoleh ajaran yang tidak sembarang orang mampu menerimanya. Para wiku, sarjana, satria harus menerima kenyataan bahwa hanya orang orang yang siap dan terpilih mampu menerima ajarannya.

Nun jauh, negeri Ngalengka yang separuh rakyatnya terdiri manusia dan separuh lainnya berwujud raksasa. Negeri ini dipimpin Prabu Sumali yang berwujud raksasa dibantu iparnya seorang raksasa yang bernama Jambumangli. Sang Prabu yang beranjak sepuh, bermuram durja karena belum mendapatkan calon pendamping bagi anaknya, Dewi Sukesi. Sang Dewi hanya mau menikah dengan orang yang mampu menguraikan teka teki kehidupan yang diajukan kepada siapa saja yang mau melamarnya. Sebelumnya harus mampu mengalahkan pamannya yaitu Jambumangli. Beribu ribu raja, wiku dan satria menuju Ngalengka untuk mengadu nasib melamar sang jelita namun mereka pulang tanpa hasil. Tidak satupun mampu menjawab pertanyaan sang dewi. Berita inipun sampailah ke negeri Lokapala, sang Prabu Danaraja sedang masgul hatinya karena hingga kini belum menemukan pendamping hati. Hingga akhirnya sang Ayahanda, Begawan Wisrawa berkenan menjadi jago untuk memenuhi tantangan puteri Ngalengka.

Pertemuan Dua Anak Manusia.

Berangkatlah Begawan Wisrawa ke Ngalengka, hingga kemudian bertemu dengan dewi Suksesi. Senapati Jambumangli bukan lawan sebanding Begawan Wisrawa, dalam beberapa waktu raksasa yang menjadi jago Ngalengka dapat dikalahkan. Tapi hal ini tidak berarti kemenanmgan berada di tangan. Kemudian tibalah sang Begawan harus menjawab pertanyaan sang Dewi. Dengan mudah sang Begawan menjawab pertanyaan demi pertanyaan hingga akhirnya, sampailah sang dewi menanyakan rahasia Serat Sastrajendra. Sang Begawan pada mulanya tidak bersedia karena ilmu ini harus dengan laku tanpa ” perbuatan ” sia sialah pemahaman yang ada. Namun sang Dewi tetap bersikeras untuk mempelajari ilmu tersebut, toh nantinya akan menjadi menantunya.

Luluh hati sang Begawan, beliau mensyaratkan bahwa ilmu ini harus dijiwai dengan niat luhur. Keduanya kemudian menjadi guru dan murid, antara yangf mengajar dan yang diajar. Hari demi hari berlalu keduanya saling berinteraksi memahamkan hakikat ilmu. Sementara di kayangan, para dewata melihat peristiwa di mayapada. ” Hee, para dewata, bukankah Wisrawa sudah pernah diberitahu untuk tidak mengajarkan ilmu tersebut pada sembarang orang “.

Para dewata melaporkan hal tersebut kepada sang Betara Guru. ” Bila apa yang dilakukan Wisrawa, bisa nanti kayangan akan terbalik, manusia akan menguasai kita, karena telah sempurna ilmunya, sedangkan kita belum sempat dan mampu mempelajarinya “.

Sang Betara Guru merenungkan kebenaran peringatan para dewata tersebut. ” tidak cukup untuk mempelajari ilmu tanpa laku, Serat Sastrajendra dipagari sifat sifat kemanusiaan, kalau mampu mengatasi sifat sifat kemanusiaan baru dapat mencapai derajat para dewa. ” Tidak lama sang Betara menitahkan untuk memanggil Dewi Uma.untuk bersama menguji ketangguhan sang Begawan dan muridnya.
Hingga sesuatu ketika, sang Dewi merasakan bahwa pria yang dihadapannya adalah calon pendamping yang ditunggu tunggu. Biar beda usia namun cinta telah merasuk dalam jiwa sang Dewi hingga kemudian terjadi peristiwa yang biasa terjadi layaknya pertemuan pria dengan wanita. Keduanya bersatu dalam lautan asmara dimabukkan rasa sejiwa melupakan hakikat ilmu, guru, murid dan adab susila. Hamillah sang Dewi dari hasil perbuatan asmara dengan sang Begawan. Mengetahui Dewi Sukesi hamil, murkalah sang Prabu Sumali namun tiada daya. Takdir telah terjadi, tidak dapat dirubah maka jadilah sang Prabu menerima menantu yang tidak jauh berbeda usianya.

Tergelincir Dalam Kesesatan.

Musibah pertama, terjadi ketika sang senapati Jambumangli yang malu akan kejadian tersebut mengamuk menantang sang Begawan. Raksasa jambumangli tidak rela tahta Ngalengka harus diteruskan oleh keturunan sang Begawan dengan cara yang nista. Bukan raksasa dimuliakan atau diruwat menjadi manusia. Namun Senapati Jambumangli bukan tandingan, akhirnya tewas ditangan Wisrawa. Sebelum meninggal, sang senapati sempat berujar bahwa besok anaknya akan ada yang mengalami nasib sepertinya ditewaskan seorang kesatria.

Musibah kedua, Prabu Danaraja menggelar pasukan ke Ngalengka untuk menghukum perbuatan nista ayahnya. Perang besar terjadi, empat puluh hari empat puluh malam berlangsung sebelum keduanya berhadapan. Keduanya berurai air mata, harus bertarung menegakkan harga diri masing masing. Namun kemudian Betara Narada turun melerai dan menasehati sang Danaraja. Kelak Danaraja yang tidak dapat menahan diri, harus menerima akibatnya ketika Dasamuka saudara tirinya menyerang Lokapala.

Musibah ketiga, sang Dewi Sukesi melahirkan darah segunung keluar dari rahimnya kemudian dinamakan Rahwana (darah segunung). Menyertai kelahiran pertama maka keluarlah wujud kuku yang menjadi raksasi yang dikenal dengan nama Sarpakenaka. Sarpakenaka adalah lambang wanita yang tidak puas dan berjiwa angkara, mampu berubah wujud menjadi wanita rupawan tapi sebenarnya raksesi yang bertaring. Kedua pasangan ini terus bermuram durja menghadapi musibah yang tiada henti, sehingga setiap hari keduanya melakukan tapa brata dengan menebus kesalahan. Kemudian sang Dewi hamil kembali melahirkan raksasa kembali. Sekalipun masih berwujud raksasa namun berbudi luhur yaitu Kumbakarna.

Akhir Yang Tercerahkan.

Musibah demi musibah terus berlalu, keduanya tidak putus putus memanjatkan puaj dan puji ke hadlirat Tuhan yang Maha Kuasa. Kesabaran dan ketulusan telah menjiwa dalam hati kedua insan ini. Serat Sastrajendra sedikit demi sedikit mulai terkuak dalam hati hati yang telah disinari kebenaran ilahi. Hingga kemudian sang Dewi melahirkan terkahir kalinya bayi berwujud manusia yang kemudian diberi nama Gunawan Wibisana. Satria inilah yang akhirnya mampu menegakkan kebenaran di bumi Ngalengka sekalipun harus disingkirkan oleh saudaranya sendiri, dicela sebagai penghianat negeri, tetapi sesungguhnya sang Gunawan Wibisana yang sesungguhnya yang menyelamatkan negeri Ngalengka. Gunawan Wibisana menjadi simbol kebenaran mutiara yang tersimpan dalam Lumpur namun tetap bersinar kemuliaannya. Tanda kebenaran yang tidak larut dalam lautan keangkaramurkaan serta mampu mengalahkan keragu raguan seprti terjadi pada Kumbakarna. Dalam cerita pewayangan, Kumbakarna dianggap tidak bisa langsung masuk suargaloka karena dianggap ragu ragu membela kebenaran.

Melalui Gunawan Wibisana, bumi Ngalengka tersinari cahaya ilahi yang dibawa Ramawijaya dengan balatentara jelatanya yaitu pasukan wanara (kera). Peperangan dalam Ramayana bukan perebutan wanita berwujud cinta namun pertempuran demi pertempuran menegakkan kesetiaan pada kebenaran yang sejati

About these ads

68 comments on “Rahasia Serat Sastra Jendra Hayuningrat

  1. Kula wau nulis mekaten : Sampun dangu mboten sanja kula kinten panjenengan sampun nilar blog namung fesbukan kemawon
    Jebul kula ketinggalan sepur wedharan kawruh luhuripun Pakdhe Kariyan

  2. Kang santri gundul, priye kabare….
    aku raiso boso kang, lha lagi maleh buto gedene sakgunung anakan….we lha dalah….

    • kapan kulo saged nderek panjenengan sedoyo sampun dangu kulo ngrantos trus brusaha nanging kulo dereng ktmu margi damel blajar

  3. Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Aku.. aku.. aku.. aku.. aku..

    Siapakah aku ini..

    Bisanya selalu mengaku dan mengaku

    Bisanya selalu merasa dan merasa

    Dengan sombong berdiri tegak seolah mampu

    Dengan gagah membusungkan dada seolah kuasa

    Seakan diri bisa dan merasa bisa melakukan sesuatu

    Berkarya.. mencipta.. berbuat dan berusaha..

    Hmm.. semua itu semu

    Semua itu palsu

    Semua itu bohong belaka

    La hawla walla quwata illa billa

    Aku ini lemah ya ALLAH…

    Lemah Tiada daya dan upaya..

    Bahkan untuk bergerakpun ku tiada mampu

    Apalagi untuk mencipta dan berkarya..

    Sungguh yaa Allaaaaaah..

    Kusadari dengan sesadar sadarnya kelemahan diri ini

    Semua terjadi hanya karena IZINMU yaaa ALLAAAH

    Tiadalah diri ini selain Engkau yang berkehendak dan berkuasa

    Tanpa semua itu adalah KEBOHONGAN BESAR

    Tanpa semua itu adalah diri diri yang Tertipu

    Yaaa Allaaaaah

    Dalam Kelemahan ini ku terdiam Memuja KebesaranMU

    Dalam Kefakiran ini ku tertunduk Membersihkan KakiMU

    Dalam Kehinaan ini ku tertegun Melihat KemulianMU

    Dalam Kepapaan ini ku menangis Terpesona KebesaranMU

    Dalam Kegaiban ini ku hilang lenyap dalam Penyaksian..

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah diriku yang sebenar benarnya

    La hawla walla quwata illa billa

    Yaa Allaaaah.. inilah aku.. aku.. aku..

    Datang ke dunia sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Pulang nantipun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Sesungguhnya Hidup di duniapun sendiri tiada memiliki apapun dalam kelemahan..

    Mengapa.. mengapa.. begitu bodohnya aku..

    Seolah hidup Kuasa dan Memiliki segalanya

    Semua Duniawi tersimpan erat kuat dalam hati

    Padahal HATI hanya untukmu ya ALLAH

    Padahal HATI bukan untuk DUNIA

    Begitu bodohnya aku selama ini ya ALLAH

    Begitu Tolol tiada menyadari semua ini..

    Diam

    Merintih

    Tertunduk

    Membisu seribu bahasa

    Keheningan Mencekam Jiwa

    Menembus dalam Relung Sukma

    Menghancurkan Seluruh Ego

    Membongkar rata kedirian yang tersisa

    Akhirnya kumengetahui

    Akhirnya kumengerti

    Akhirnya kumemahami

    Akhirnya kutemukan frekwensi bathinnya

    Akhirnya kutemukan frekwensi dalam Hidup yang meliputi

    La hawla walla quwata illa billa

    Lemah.. lemah.. semakin lemah tiada daya dan upaya

    Lenyap.. lenyap.. akhirnya lenyap.. dan lenyaaaap

    Hilang semua hanyalah sebuah KETIADAAN yang ABADI..

    ~~~080~~~

    Salam Sayang dan Kangen
    KangBoed

  4. Wah mas gun ,ulasanne apik tur mengena di relung hati , sampai tekor ak mikirke. apa bener kuwi ,sing diarani Ilmu +Keinginan = Napsu .
    mas tulung ak diwenehi pengertian Hakikine

  5. Yèn ngèlingi lan ngrasakaké kahanan Nuswantårå sing morak-marik, mosak-masik kåyå saiki iki, aku malah péngin golèk Rahasia “Serat SastråDurmålå Diyuningrat Panguwating Brahålå”…

    Menyang endi yå..?

  6. sugeng siang, rahayu, mugi kang moho kuaos estu-estu maringi idi pangestu, kekiatan nyingkiraken ego, manah kang gampang lali. suwun

  7. Urip pancen repot ! Wong urip durung mesthi kenal karo uripe ! manungso yen atine urip yo bakal kenal uripe ! Yen wis kenal uripe malah bosen urip ,mergo wis kesengsem karo urip ! kepingin mati kepingin nemoni uripe ! mangakane Dulur kabeh ! Eling eling den elingi ! Urip sing bener bersih temen ! sabar Ikhlas ! temen tinemu ! Wong kudu laku sabar yen arep nemoni ” Pak urip ” mengko yen wis ketemu karo pak urip yo gandeng karo pak Slamet ! Sangune mung bener bersih bening ! Ngeremet 2 slamet lereh-lereh oleh kabeh ! ” Opo tho tujuane urip ? Iki PR kanggo poro kadang iki Ular-ular : Wit iman babakan Wali & mukmin pang Poro panditho Godong poro wali kembag senen kemis Wohe telogo mulyo kinabulan maring ALLAH.Amien Kanggo sopo ae sing oleh Anugrah ! Rahayu

  8. HO NO CO RO KO,PO DO JO YO NYO – DO TO SO WO LO MO GO BO THO NGO ! Iki benere Wahyune gusti kang moho Suci ! Digelar dadi Selikur ! selikur dadi rolas ! manungso soko rong elas ! Rolas ( 12 ) Sumpyur menyang Dino 7 lan pasaran ( 5 ) di gunggung dadi telu ( 3 ) Ono lanang ono wadon ono wali ! kang kabeh podo ngebaki Jagad ! Wis kawoco ! sing diarani sastro jendro hayuningrat ! Adam makno Yo wis Bleger ! kari sing MOCO ! Sinng iso moco y oleh hakekate !

  9. sakabehe Umat makhluk mesthi nglakoni Opo sing dadi tujuane ” URIP ” mung ora ngakoni lan ngrumangsani ! Diduduhne yo ngeyel ora percoyo ! Walah-walah biyung-biyung kepiye yen Jaman koyo mengkene dadine ! jagad mung kari sak pertelon rupo manungso ! sak 1/3 teko 1/3 iku ujute menungso ! 2/3 blegere manungso mung isine dudu manungso ! Iki pancen jamane ! kabeh ” Pak Urip sing gawe Cerito koyo mengkene ! kari poro dulur wae sing setiti ati-ati lan waspodo ! Isone yo kudu sabar ,bener ,bersih bening iklas narimo ing pandum.moso bodo o dalange !

  10. Saka pangerten sing dak udi, yaiku Kasunyatan
    SASTRAJENDRA iku kawujudane yaiku kawah utawa kaprah kasebut Kakang Kawah, amarga iyo deweke kang ambuka dalan kanggo jabang bayi kang meh lair,
    Dene yen HAYUNINGRAT iku kawujudane ARI-ari kang kaprah kasebut Adi Ari-ari, amargo laire sak bubare jabang bayi.
    JABANG BAYI iku yo manusa sawantah utawa SATRIYO yen lanang lan ENDANG yen wadon. yo Satriyo lan Endang iki kang samengkone pada jejogedan ing alam padang kang biso disumurupi.
    PANGRUWATING DIYU, angowahi saka kahanan peteng / sengsara / rekasa ( iki kahanan nalika kanjeng ibu lagi mbobot ), tumuju marang kahanan padang / gembira / mardhika ( iki kahanan sabubare JABANG BAYI lair ing ngalam ndonya

    • he he he…………. menika mboten namung awujud ajaran koq mas, menawi sampun MANUNGGAL, inggih kawontenan menika ingkang dipun wastani GEMBLENG ateges dados satunggal………….
      lha wonten jagading kejawen pangertosan kados makaten menika asring dipun wastani PUSAKA MANJING WARANGKA

    • gurune nggih URIP niku……………….. kamangka URIP sampun paring pitedah samubarang komplit,
      contonipun : Urip ingkang paring pituduh marang Bayi kepiye carane mangan, nguyuh, bebuang, turu, nangis, ngguyu lan uga tumindak liya-liyane nganti bayi mundak gede tumeka dadi manungsa
      namung manungsa kemawon ingkang kakehan pokal, malah dadi ora mangerteni marang ajarane Sang Urip kang wis binabar saka awit mulaniro…………………….bareng wis gerangan tuwek banjur manungsa dadi bingung marang bab kang wis kawedar sakawit, terus anggoleki pangerten saka ngendi-ngendi kang rinasa bisa aweh pemareming nalar wae………………… he he he he
      wis pasti……….luput……….he he he

  11. nek mboten klentu… urip puniko isinipun kitab Adammakno, salah satunggaling kitab ingkang dipun agem Nabi Adam, sastro jendro hayuningrat puniko salah satunggalin kitab / ilmu ingkang dipun agem ugi kalian Nabi Adam, sinten kemawon engkang saget ngagem ilmu Sastro jendro hayuningrat pangruwating diyu saget mangertosi sangkan paraning dumadi lan sangkan paraning kasedan jati, amargi puniko kulo bade pados guru ingkang saget babar ilmu sastro jendro hayuningrat pangruwading diyu…

    matur nuwun , nuwun pangapunten nek wonten lepatipun…

  12. yen jare-jarene urip niku ana isine, jarene isine kitab adammakno lan liya-liyane. he he he…….
    lha wong simbah niki wong bodo dadi yo………… he he he sing dingerteni yo apa sing dirasakake wae he he he………. tur yo dasare simbah niki, sipate ora bisa percoyo yen mung jare-jarene.
    yen miturut apa sing dilakoni simbah……….. Urip niku BODO, ning KUASA……………..
    Lire BODO, niku sebab …………..Urip tetep ngumpuli badan wadag, sanadyan karepe pikir arep tumindak miturut jagad kalebu ALA…………, contone: diajak maling, korupsi, main, madon lan liya-liyane urip isih tetep ngumpuli marang badan wadag…………..dadi kanggone URIP ora ana bedane ALA utawa BECIK………….sing mbedakake ALA / BECIK kui yo mung manungsa neng jagad kang gumelar iki,…………. sumber sakawit kang anjalari manungsa dadi nduweni tumindak kang tumuju marang LUPUT mung ana 3, iki kang den arani ANGEN ANGEN, BUDIPEKERTI lan PANCADRIYA
    Lire BODO ning KUASA,…………sanadyan manungsa miturut rembug akathah tumindake sae gelem tetulung lan tumindaksae liya-liyane …….ananging yen URIP ora kersa ngumpuli maneh yo banjur ngalumpruk tanpo daya tan bisa nggulawat amargo koncatan Uripe

  13. sopo sing iso njawakno awake dewe yoiku kan aran ” SATRIYO SEJATI ” karising ngenceki ae poro dulur ! Wong alus .pancen manungso mulai lahir nerimo Asmo wis mulai ngaku-ngaku ! Ora ngerti sopo sejatine aku malah nang Qur’an jelas ugo nang Hadis ” man arofa nafsahu faqod arofa robbahu ! Rahasia Illahi sudah jelas tinggal yg menerima aja.amien !

    • man arofa nafsahu faqod arofa robbahu nopo se mas maksude kulo nyuwun penjelasan, soalipun sak meniko katah tian saget nyebut tapi boten ngertos seng disebut / iso ngarani gak eroh seng diarani geh sepuntene seng katah bok menawi wonten kelepatan kulo

  14. Tujuan hidup dari seluruh mahluk sudah jelas seperti yg dijelaskan serat : HO NO CO RO KO jika gak salah SBB : HO NO CO RO KO artinya ada dua pendeta DO TO SO WO LO artinya akan bertarung, PO DO JO YO NYO artinya sama-sama kuat MO GO BO THO NGO artinya sama-sama mati nya ! Ini dilakukan oleh semua mahluk baik manusia atau binatang ! Tinggal yg lihat

  15. SIFAT LUHUR MANUSIA ADALAH SENANG MENDENGAR DAN SENANG MELIHAT KEBERUNTUNGAN ORANG LAIN

    SIFAT LUHUR MANUSIA ADALAH INGIN MEMBEBASKAN MANUSIA DARI JERATAN PENGGODA/SETAN DAN MELEPASKAN MANUSIA DARI KESULITAN

    SIFAT LUHUR MANUSIA :BERSEDIA MEMBIMBING MANUSIA YG TELAH BERDOSA , AGAR MENYESAL DAN MEMBANTU MENUNJUKI BAGAIMANA JALAN HIDUPNYA SELANJUTNYA

  16. Tulisan ono ndhuwur mau bener banget, Sastrojendro Hayuningrat Pangruwating Dyu kae pitutur
    1 yen manungso urip ono ndonyo mung ngutamakke howo nepsu [kadonyan ] oleh olehe kanisthan sing digambarake lahir Rahwono.
    2 Yen ono ndonyo isih tolah toleh, mangro tingal ora duwe kemanteban [ gampang keno godhaan] oleh olehe ora oleh opo opo digambarake lahir kumbokarno
    3 Yen nglakoni urip biso ngungkurake kadonyan yakin ngutamakke manungkul marang Gusti Kang Paring Gesang, biso nyawang bener luput. oleh olehe kasuwargan digambarake lahir Gunawan Wibisono.

    Mulo Guru Sejati mapane ono Thelenging Ati, tegese samongso manungso wis biso nyawang bener luput mergo GUSTI guru sejati wis mapan ono ati.
    Yen pingin Gusti biso mapan ono ati, yo kudu resik resik ati, ojo nganti duwe pikiran olo, tumindake yo semono ugo sing bener, mangane ugo sing resik[ ojo mangan sing dudu duwekke dhewe / mangan karono hasil kringete dhewe, ora ngrugeni liyan. Mangerteni dene urip ono ndonyo mung sakdremo golek sangu kanggo urip kang sejatining urip yoiku urip ono alam kelanggengan, yoiku urip sakwise mati.
    Dadi mati kuwi ora ateges rampung uripe, nanging malah lagi wae wiwit urip kang sejati sak tenane urip.

    Kurang luwih koyo mangkono babarane Serat Sastrojendro Hayuningrat Pangruwating Dyu. Kuwi wae dak punggel amrih ora kakehan.Ing pangajab biso gawe pasinaon kanggo sopo wae kang isih mbutuhake. Nuwun.

  17. mas2,bopo-biyung semua assalamukalaikum…..aku senang baca semua coment yg ada disisni dan itu cocok untuk aku tp masalahnya aku bukan orang jawa (orang Bali bercampur dng orang Melayu) jd kadang ada bahasa2 yg tidak aku mengerti tp aku sedang mempelajari dan menekuni ilmu2 yg semacam ini(belajar dari “URIP” / “WITING URIP”) dan sedang belajar mendengarkan “WEJANGAN DARI GURU WASKITA” atua “GURU SEJATI” tp masalahnyan s/d saat ini : Kadang Iso Kadang Ora jd Prosentasenya cuman 20% kalau “LAKU” aku dah menjalan jd tolong dibantu ya Mas2,Bopo,Biyung semua supaya aku cepat diberi Hidayah oleh ALLAh SWT kemudian aku pernah membaca buku Karya Ki Ronggo Warsito dalam bahasa Jawa yg aku sangat kesulitan untuk mengartikanya dan buku itu g ada judulnya sebab dah lusuh alias g ada sampul depanya jd g tau judulnya tp bahasanya seperti bahasa yg panjenengan tulis atau sampaikan….
    inilah ilmu asli karya anak Bangsa(Indonesia) tp masalahnya Ilmu ini hampir pudar karna tergeser oleh pemahaman Filsafah Timur Tengah yang terus dikembangkan dan mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga orang2 yang mewarisi dan yg mempelajari ilmu ini semaki sedikit sekali dan semaki tidak kelihatan padahal ini adalah warisan Luhur dr Para Leluhur Kita yaitu Asli Bangsa Indonesia sudah seharusnya Kita Wajib menjaganya,mensosialisasikanya kepada Masyarakat Indonesia untuk kemudian diamalkanya karna ilmu ini berbuah atau Woohe “Baguse Ati” dan itulah kang diarani Soleh (kang aran Soleh Bagus Atine) atau bagus Akhlaknya……

  18. Serat yg luar biasa , tanpa serat itu seperti dalam Goa tanpa obor sehingga tdk dpt membedakan lorong dan dinding , hebatnya mbah2 kita dulu sampai mampu menulis yg demikan luarbiasa

  19. Mohon kepada eyang Sabdo Jati, saya pengen berguru, tempat tinggal sy dsmg, tolong diconfirm gih di email saya…mtr nwn!

  20. SAYA INGIN BERTERIMAKASIH BANYAK KEPADA MBAH RINGGO YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,,BERKAT BANTUAN MBAH SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DIGADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI ITU SEMUA ATAS BANTUAN MBAH RINGGO YANG MEMBERIKAN ANKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DISANKA SANKA TERNYATA BERHASIL..BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA MBAH RINGGO SEPERTI KAMI SILAHKAN HBG 085-205-213-777-JANGAN ANDA RAGU SUDAH MEMBUKTIKAN DALAM 7 KALI PUTARANG
    ;;☆╭⌒╭⌒╮☆ ╭⌒╮☆ ~ ╭⌒╮,☆,,”★ ~~,”,~~★ ╱◥█◣ ╱◥◣╱◥████◣ ╱◥█◣_●●●●●●∩║▓_ _∩__▓ ▓∩▓田 ║∩║▓__∩__ ▓▓∩▓田

    SAYA INGIN BERTERIMAKASIH BANYAK KEPADA MBAH RINGGO YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,,BERKAT BANTUAN MBAH SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DIGADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI ITU SEMUA ATAS BANTUAN MBAH RINGGO YANG MEMBERIKAN ANKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DISANKA SANKA TERNYATA BERHASIL..BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA MBAH RINGGO SEPERTI KAMI SILAHKAN HBG 085-205-213-777-JANGAN ANDA RAGU SUDAH MEMBUKTIKAN DALAM 7 KALI PUTARANG
    ;;☆╭⌒╭⌒╮☆ ╭⌒╮☆ ~ ╭⌒╮,☆,,”★ ~~,”,~~★ ╱◥█◣ ╱◥◣╱◥████◣ ╱◥█◣_●●●●●●∩║▓_ _∩__▓ ▓∩▓田 ║∩║▓__∩__ ▓▓∩▓田

  21. Saya sangat berterimah kasih banyak kepada PAK MANDALA atas bantuannya saya bisa menang togel, saya benar2 tidak percaya dan hampir pingsan karna angka yang di berikan beliau ternyata tembus. awalnya saya cuma coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di daerah Malaysia. kerja sebagai TKI dan tidak ada ongkos pulang, mulanya saya ragu tapi dengan penuh harapan saya pasangin kali 100 lembar dan ALHAMDULILLAH berhasil. sekali lagi makasih banyak ya PAK… dan saya tidak akan pernah lupa bantuan dan kebaikan PAK MANDALA. kepada saudara yang ingin merubah nasibnya seperti saya silahkan Hub 0823″4898″5714 PAK MANDALA. Demikian kisah nyata dari saya dan ini tanpa rekayasa. INGAT. kesempatan tidak akan pernah datang Yang ke.(2).kalinya…!

    Saya sangat berterimah kasih banyak kepada PAK MANDALA atas bantuannya saya bisa menang togel, saya benar2 tidak percaya dan hampir pingsan karna angka yang di berikan beliau ternyata tembus. awalnya saya cuma coba2 menelpon, saya bilang saya terlantar di daerah Malaysia. kerja sebagai TKI dan tidak ada ongkos pulang, mulanya saya ragu tapi dengan penuh harapan saya pasangin kali 100 lembar dan ALHAMDULILLAH berhasil. sekali lagi makasih banyak ya PAK… dan saya tidak akan pernah lupa bantuan dan kebaikan PAK MANDALA. kepada saudara yang ingin merubah nasibnya seperti saya silahkan Hub 0823″4898″5714 PAK MANDALA. Demikian kisah nyata dari saya dan ini tanpa rekayasa. INGAT. kesempatan tidak akan pernah datang Yang ke.(2).kalinya…!

  22. Hello there! I could have sworn I’ve been to this site before but after browsing through some of the post I realized it’s
    new to me. Anyways, I’m definitely glad I found it and I’ll
    be book-marking and checking back frequently!

  23. sastra jendra hayuningrat itu ilmu kasampurnan hidup dlm alam dunyo,sopo sing eling lan ngrti sopo sak temene awak dwe???????ibarat huruf alip,bila tnp tajwid gk akan iso di moco,sbb anane tajwid iku lan di jabarkan,mocoe lan maknane jelas.manusia pun harus bisa mnjabrkn dirixa agar dpt mengrti tjuan n siapa sbnrxa kita????????????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s