MENGAPA HARUS ADA BERBAGAI AGAMA?

Oleh : Kariyan

Kalau kita semua menganggap bahwa semua agama itu valid, kenapa Tuhan repot-repot bikin agama yang bermacam-macam…yah..? Kenapa tidak dijadikanNya semua agama itu satu saja? Apa tujuan penciptaan berbagai agama itu? Al-Quran menjawabnya dengan indah:
Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki niscaya kamu dijadikanNya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberiannya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat ” KEBAJIKAN “. Hanya kepada Allah kembali kamu semuanya. Lalu diberitahukannya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu (Al-Maidah 48).Dari ayat ini kita bisa menyimpulkan beberapa hal:

1. Agama itu berbeda-beda dari segi aturan hidupnya (syariat) dan
pandangan hidupnya (aqidah). Karena itu, ” PLURALISME ” sama sekali tidak berati
semua agama itu sama. Perbedaan label formalitas, warna dan methode pelaksanaannya sudah menjadi ” KENYATAAN ” yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

2. Tuhan tidak menghendaki kamu semua menganut agama yang tunggal. Keragaman agama itu dimaksudkan untuk menguji kita semua. Ujiannnya adalah seberapa banyak
kita memberikan kontribusi kebaikan kepada umat manusia.
Setiap agama disuruh bersaing dengan agama yang lain dalam memberikan
kontribusi kepada kemanusiaan (al-khayrat) berupa AKSI, TINDAKAN dan PERBUATAN dalam WUJUD KARYA NYATA dalam hal berlomba-lomba merealisasikan KEBAIKAN dan KEBAJIKAN serta CINTA KASIH hingga terciptanya KEDAMAIAN dan KEEJAHTERAAN bagi sesama makhluk dan Alam Semesta.

3. Semua agama itu kembalinya kepada Allah pencipta Langit dan Bumi. Islam, Hindu, Budha, Nashrani, Yahudi kembalinya kepada
Allah. Adalah tugas dan wewenang Tuhan untuk menyelesaikan perbedaan di antara berbagai
agama. Kita tidak boleh mengambil alih ” HAK PREROGARTIF ” Tuhan untuk menyelesaikan perbedaan agama dengan cara
apa pun, termasuk dengan fatwa mengatas namakan salah satu Agama sekalipun untuk MENGGERUS keyakinan orang/agama lain…..!! Yang perlu kita PAHAMI dan camkan baik-baik adalah ” AGAMA BUKANLAH sarana untuk MENGHAKIMI sesama manusia…!

Sebagai RENUNGAN yang mempertegas kesimpulan saya di atas, bahwa PERBEDAAN keyakinan ( agama ) merupakan gambaran warna-warni PELANGI di langit yang begitu mempesona menghiasi Alam Semesta ini. Itulah menyiratkan akan keberadaan Ayat-ayat Tuhan yang memang bertebaran memenuhi Jagad Raya ini. Tinggal bagaimana kita-kita bisa memanfaatkan dalam MENGAIS MAKNA dan MENJUMPUT HIKMAH yang terkandung di dalamnya tanpa harus saling ” Gesek, Gasak dan Gosok ” antara satu dengan yang lain, melainkan diperlukan adanya suatu sikap dan perilaku untuk saling ” Asah, Asih dan Asuh ” diantara sesama penganut Keyakinan ( agama ) yang berbeda. Indah bukan….?? Karena YAKINLAH bahwa ” KEBENARAN ” hanyalah MILIK Tuhan Semesta Alam : Katakanlah: “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.( Al Isro’ 84 )

Hmmm…hmmmm…Jika realitasnya dalam kehidupan ini ada perbedaan dalam konsep, Methode dan pemahaman akan MAKNA sebuah keyakinan beragama, yah…inilah adanya, mestinya harus disikapi dengan BIJAKSANA dan Hanif, BUKAN harus mempertontonkan kepada khalayak ramai dalam bentuk ” Show of Force ” unjuk kekuatan SALING MEMBENCI dan MENGKAFIRKAN to….??.
Heks…heks…
kita yang sama-sama MENGAKU-NGAKU ber AGAMA dengan nama ISLAM saja berbeda dan gak SERAGAM to…??. Memang harus begitu kok…Aneh saja kalu ada yang MEMAKSAKAN harus SERAGAM dalam berkeyakinan dan BEARIMAN terhadap Tuhan….Bukankah Tuhan itu ada di dalam SANGKA-SANGKA hamba-NYA…??

6 comments on “MENGAPA HARUS ADA BERBAGAI AGAMA?

  1. Gyahahahaha……….

    Ternyata pola pikir saya selama ini qurani toh.

    …………………………………………………………..

    Heks..heks..dah pake aza mana yang cocok dan Pas buat nuntun JALAN
    yang penting RASANYA mak…nyuzzzz kata Bondan.

  2. adanya agama-agama adalah sebuah kenyataan absolut dan taqdir Tuhan, mempertanyakan dan menanyakan kenapa harus ada perbedaan agama dan mempertanyakan kenapa Tuhan tidak menyatukan dalam satu agama adalah PERTANYAAN RELATIF…

    nabi adam dan malaikat mengikuti kebenaran absolut,,,sementara iblis lebih condong mengikuti pertanyaan relatif….karena faktor kesombongan dan hawa nafsu…

    dari PERTANYAAN RELATIF yang sepintas terlihat sederhana tanpa disadari itu awal mula terpecahnya umat manusia dalam ribuan agama dan sekte serta filsafat…

    lantas kenapa umat manusia tidak mau memperbaharui baju dan cara pandang mereka dalam memahami persoalan absolut dan persoalan relatif…

    semestinya perdamaian dunia dalam kebenaran absolut yang menjadi dambaan setiap naluri dan fitroh manusia akan segera terwujud andai manusia tidak berkutat pada sisi relatif tapi diperlakukan seolah2 absolut…

  3. aku suka banget dengan ulasan ini!! Setuju!!

    Jangan merasa paling benar, kalo anda sendiri masih suka mencaci dan mengkafirkan orang lain,,

    kalo agama itu hanya islam, kenapa Allah tidak membuat satu agama saja??

  4. hem… Kang? Tafsirnya ayat kebablasan kang? Nak ngartekne ayat ojo terjemahane.. Asline Qur’an. Gae ngelmu kang? Ora mung di othak athik gathuk.. Ngaji maneh yo kang?

  5. Semua Agama itu benar mengajarkan manusia supaya berperikemanusian. Hanya sejumlah kecil umat manusia yang mengikutinya. Kebanyakan manusia menginkarinya. Al Quran mengungkap fitrah manusia adalah agama yang lurus. ” Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama., fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya ” ( Surah Ar Ruum 30 :30). ” Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah islam ” (Surah Ali imran 19). Kerana islam yang di bawa dari ajaran Nabi Muhammad saw, sesuai dengan fitrah manusia. Suci zahir dan batin nya dari perkara keji dan kezaliman. Apalagi tempat ibadah nya islam bersih suci. Sangat jauh bezanya dengan non islam, yang tidak beristinjak.. serta yang lain nya.. Selawat dan salaam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s