Santri Gundhul NGGLUNDHUNG

Hmm….hmm….

Siapa sih yah… yang gak ngiler khususnya bagi kita-kita yang kebetulan lagi tidak mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi, melihat potongan-potongan daging kambing guling dengan bumbu kecap manis bertabur hijaunya cabe rawit dan acar mentimun. Ah…rasanya sudah lumrah, logis dan wajar saja kalau liurpun mendadak harus “ gemecer “ ( menetes ) secara tak sengaja keluar dari mulut ini.

Kontan saja dalam benak ini ingin mencoba mencicipi besetan kambing guling yang sudah tersedia di sederetan meja prasmanan yang kebetulan pada saat itu keluarga besar Departemen dimana tempat aku bekerja lagi punya hajatan mengadakan acara “ lepas kenang “ terhadap 3 orang sahabat yang menjalani masa persiapan pensiun ( MPP ). Baca lebih lanjut

Iklan

MENGAPA KITA di SINI..??

Teks book Kitab suci Budha, Injil dan Al Quran mengatakan bahwa Tuhan bersemayam di dalam tubuh ini. “ Kemana saja kamu berada kamu beserta Tuhan “ ( QS. Al Hadid 4 ). Jadi siapakah lagi yang ada di dalam sana, selain Tuhan? Jika kita adalah kuil, Wihara, Gereja atau Masdjid dan Tuhan adalah satu-satunya yang tinggal di sana, maka siapakah kita, selain Tuhan? Jika kita tidak ingat, itu tidak apa-apa, tetapi kita tetaplah bagian daripada Tuhan….dalam Asma, Sifat dan Af’al-Nya. Halah…halah…jadinya kayak kasusnya Mansur Al Halajj dan Kang Siti Jenar ajah neh……

Jadi peran apapun yang kita pilih, sebagai Tuhan dari segala dewa, kita harus menghormatinya. Sebagai Bapak/Ibu dari segala makhluk, kita harus menghormati keinginan kita sendiri dan pilihan kita untuk hidup dan menyatakan Diri kita yang agung untuk menempuh jalan manapun yang kita inginkan sesuai dengan Petunjuk-Nya ( Ihdinas Sirotol Mustaqim ). Baca lebih lanjut

By Kariyan Santri Gundhul Posted in RENUNGAN