Jauh dan Dekat-Nya Perjalanan

Menundukkan kepala kebawah, adalah merupakan lalu-lintas perjalanan dunia dan akhirat dan melepaskan pandangan adalah merupakan penjara dunia dan akhirat. Penglihatan mata adalah laksana penjara dunia dan akhirat, dalam arti jika penglihatan sering engkau manjakan sedemikian rupa, memandang wajah ayu dan cantik, maka sesungguhnya dibalik wajah ayu dan cantik itu terbukalah pintu-pintu penjara dan engkau berada di dalamnya sebagai penghuni. Engkau akan menuruti segala perintahnya dan akan menjadi budaknya selama-lamanya, maka engkau akan luput dan kehilangan arah dari perjalanan dunia dan akhirat. Baca lebih lanjut

Iklan

Meneruskan PERJALANAN

Poro Sanak Kadangku sedoyo ingkang Minulyo ( Saudara-saudaraku semua yang diberkati Gusti Allah )

Dalam beberapa hari ini, minggu ini, bulan ini atau entah sampai kapan. Saya mungkin harus HENGKANG dari dunia MAYA ini. Entah apakah nanti saya akan kembali hadir meramaikan dunia MAYA ini atau tidak, embuh…wis aku ora weruh…Ada perjalanan yang harus saya kerjakan dan selesaikan untuk memenuhi KAREPING ROSO. Bukan karena JENUH ataupun MALES NGEBLOG lageh, bukan…bukan karena itu masalahnya. Tapi ada sesuatu yang memang membuat saya harus memenuhi KAREPING ROSO yang begitu kuatnya menarikku hingga saya tak mampu lagi untuk membendung dan menghentikan apalagi sekedar hanya untuk melawannya. Oleh karenanya, menyadari akan keadaan saya yang penuh ALPA dan LALAI ini, saya hanya mohon Poro Sanak Kadang mau memberikan KEKUATAN dan KELAPANGAN hati untuk MEMAAFKAN DIRI ini jika selama ini ada sikap, tutur kata atau tindak tanduk manusia lemah dan bodhoh serta DZALIM ini yang pernah “ KURANG AJAR “ dan tidak berkenan di Hati saudara-saudaraku semuanya yang sangat saya cintai.

Baca lebih lanjut