SERAT SABDO JATI

Serat SABDO JATI. RADEN Mas Ngabehi Ronggowarsito. Demikian nama salah seorang pujangga terkenal yang pernah menorehkan jejak gemilang dalam kesusastraan Jawa di abad 19. Namanya senantiasa dikenang sebagai pujangga besar yang karya-karyanya tetap abadi hingga kini.
Dari tangan pujangga asal Keraton Surakarta ini lahir berbagai karya sastra bermutu tinggi yang sarat nilai kemanusiaan. Buku-bukunya antara lain membahas falsafah, ilmu kebatinan, primbon, kisah raja, sejarah, lakon wayang, dongeng, syair, adat kesusilaan, dan sebagainya. Namun sebagian masyarakat Jawa, terutama rakyat jelata, sering mengidentikkan Ronggowarsito dengan karangan-karangan yang memadukan kesusastraan dengan ramalan yang penuh harapan, perenungan dan perjuangan.
Dilahirkan pada 15 Maret 1802 dengan nama asli Bagus Burham. Ayahnya seorang carik Kadipaten Anom yang bernama Raden Mas Pajangswara. Ibunya Raden Ayu Pajangswara merupakan keturunan ke-9 Sultan Trenggono dari Demak.
Bakat dan keahliannya dalam bidang kesusastraan semakin terasah dengan bimbingan kakeknya Raden Tumenggung Sastronegoro. Semenjak kecil, ia dibekali ajaran Islam dan pengetahuan yang bersandar pada ajaran kejawen, Hindu, Budha, serta ilmu kebatinan.
Karya-karya besarnya yang terkenal sampai saat ini adalah Serat Kalatidha yang berisi gambaran zaman penjajahan yang disebut “zaman edan”. Ada kitab Jaka Lodhang yang berisi ramalan akan datangnya zaman baik, serta Sabdatama yang berisi ramalan tentang sifat zaman makmur dan tingkah laku manusia yang tamak.Menjelang akhir hayatnya, Ronggowarsito menulis buku terakhir Sabdajati yang di antaranya berisi ramalan waktu kematiannya sendiri. Buku ini pun berisi ucapan perpisahan dan permohonan pamit karena Ki Pujangga akan segera meninggalkan dunia fana ini.
Pada 24 Desember 1873, pujangga besar dari tanah Jawa itu meninggal dunia dengan tenteram. Tempat peristirahatan terakhirnya terletak di Palar, sebuah desa kecil di wilayah Klaten-Jogjakarta.

Hawya pegat ngudiya Ronging budyayu
Margane suka basuki
Dimen luwar kang kinayun
Kalising panggawe sisip
Ingkang taberi prihatos

Jangan berhenti selalulah berusaha berbuat kebajikan,
agar mendapat kegembiraan serta keselamatan serta tercapai segala cita-cita,
terhindar dari perbuatan yang bukan-bukan, caranya haruslah gemar prihatin.

Ulatna kang nganti bisane kepangguh
Galedehan kang sayekti
Talitinen awya kleru
Larasen sajroning ati
Tumanggap dimen tumanggon

Dalam hidup keprihatinan ini pandanglah dengan seksama,
intropeksi, telitilah jangan sampai salah, endapkan didalam hati, agar mudah menanggapi sesuatu.

Pamanggone aneng pangesthi rahayu
Angayomi ing tyas wening
Eninging ati kang suwung
Nanging sejatining isi
Isine cipta sayektos

Dapatnya demikian kalau senantiasa mendambakan kebaikan,
mengendapkan pikiran, dalam mawas diri sehingga seolah-olah hati ini kosong namun sebenarnya akan menemukan cipta yang sejati.

Lakonana klawan sabaraning kalbu
Lamun obah niniwasi
Kasusupan setan gundhul
Ambebidung nggawa kendhi
Isine rupiah kethon

Segalanya itu harus dijalankan dengan penuh kesabaran.
Sebab jika bergeser (dari hidup yang penuh kebajikan)
akan menderita kehancuran. Kemasukan setan gundul,
yang menggoda membawa kendi berisi uang banyak.

Lamun nganti korup mring panggawe dudu
Dadi panggonaning iblis
Mlebu mring alam pakewuh
Ewuh mring pananing ati
Temah wuru kabesturon

Bila terpengaruh akan perbuatan yang bukan-bukan,
sudah jelas akan menjadi sarang iblis, senantiasa mendapatkan kesulitas-kesulitan, kerepotan-kerepotan, tidak dapat berbuat dengan itikad hati yang baik,
seolah-olah mabuk kepayang.

Nora kengguh mring pamardi reh budyayu
Hayuning tyas sipat kuping
Kinepung panggawe rusuh
Lali pasihaning Gusti
Ginuntingan dening Hyang Manon

Bila sudah terlanjur demikian tidak tertarik terhadap perbuatan yang menuju kepada kebajikan. Segala yang baik-baik lari dari dirinya, sebab sudah diliputi perbuatan dan pikiran yang jelek.
Sudah melupakan Tuhannya. Ajaran-Nya sudah musnah berkeping-keping.

Parandene kabeh kang samya andulu
Ulap kalilipen wedhi
Akeh ingkang padha sujut
Kinira yen Jabaranil
Kautus dening Hyang Manon

Namun demikian yang melihat, bagaikan matanya kemasukan pasir, tidak dapat membedakan yang baik dan yang jahat, sehingga yang jahat disukai dianggap utusan Tuhan.

Yeng kang uning marang sejatining dawuh
Kewuhan sajroning ati
Yen tiniru ora urus
Uripe kaesi-esi
Yen niruwa dadi asor

Namun bagi yang bijaksana, sebenarnya repot didalam pikiran
melihat contoh-contoh tersebut. Bila diikuti hidupnya akan
tercela akhirnya menjadi sengsara.

Nora ngandel marang gaibing Hyang Agung
Anggelar sakalir-kalir
Kalamun temen tinemu
Kabegjane anekani
Kamurahane Hyang Manon

Itu artinya tidak percaya kepada Tuhan, yang menitahkan bumi dan langit, siapa yang berusaha dengan setekun-tekunnya akan mendapatkan kebahagiaan. Karena Tuhan itu Maha Pemurah adanya.

Hanuhoni kabeh kang duwe panuwun
Yen temen-temen sayekti
Dewa aparing pitulung
Nora kurang sandhang bukti
Saciptanira kelakon

Segala permintaan umatNya akan selalu diberi, bila dilakukan dengan setulus hati.
Tuhan akan selalu memberi pertolongan, sandang pangan tercukupi segala cita-cita dan kehendaknya tercapai.

Ki Pujangga nyambi paraweh pitutur
Saka pengunahing Widi
Ambuka warananipun
Aling-aling kang ngalingi
Angilang satemah katon

Sambil memberi petuah Ki Pujangga juga akan membuka selubung yang termasuk rahasia Tuhan, sehingga dapat diketahui.

Para jalma sajroning jaman pakewuh
Sudranira andadi
Rahurune saya ndarung
Keh tyas mirong murang margi
Kasekten wus nora katon

Manusia-manusia yang hidup didalam jaman kerepotan,
cenderung meningkatnya perbuatan-perbuatan tercela,
makin menjadi-jadi, banyak pikiran-pikiran yang tidak berjalan
diatas riil kebenaran, keagungan jiwa sudah tidak tampak.

Katuwane winawas dahat matrenyuh
Kenyaming sasmita sayekti
Sanityasa tyas malatkunt
Kongas welase kepati
Sulaking jaman prihatos

Lama kelamaan makin menimbulkan perasaan prihatin, merasakan ramalan tersebut,
senantiasa merenung diri melihat jaman penuh keprihatinan tersebut.

Waluyane benjang lamun ana wiku
Memuji ngesthi sawiji
Sabuk tebu lir majenum
Galibedan tudang tuding
Anacahken sakehing wong

Jaman yang repot itu akan selesai kelak bila sudah mencapat tahun 1877
(Wiku=7, Memuji=7, Ngesthi=8, Sawiji=1. Itu bertepatan dengan tahun Masehi 1945).

Ada orang yang berikat pinggang tebu perbuatannya seperti orang gila, hilir mudik menunjuk kian kemari, menghitung banyaknya orang.

Iku lagi sirap jaman Kala Bendu
Kala Suba kang gumanti
Wong cilik bisa gumuyu
Nora kurang sandhang bukti
Sedyane kabeh kelakon

Disitulah baru selesai Jaman Kala Bendu. Diganti dengan jaman Kala Suba.
Dimana diramalkan rakyat kecil bersuka ria, tidak kekurangan sandang dan makan seluruh kehendak dan cita-citanya tercapai.

Pandulune Ki Pujangga durung kemput
Mulur lir benang tinarik
Nanging kaseranging ngumur
Andungkap kasidan jati
Mulih mring jatining enggon

Sayang sekali “pengelihatan” Sang Pujangga belum sampai selesai, bagaikan menarik benang dari ikatannya.
Namun karena umur sudah tua sudah merasa hampir
datang saatnya meninggalkan dunia yang fana ini.

Amung kurang wolung ari kang kadulu
Tamating pati patitis
Wus katon neng lokil makpul
Angumpul ing madya ari
Amerengi Sri Budha Pon

Yang terlihat hanya kurang 8 hari lagi, sudah sampai waktunya, kembali menghadap Tuhannya. Tepatnya pada hari Rabu Pon.

Tanggal kaping lima antarane luhur
Selaning tahun Jimakir
Taluhu marjayeng janggur
Sengara winduning pati
Netepi ngumpul sak enggon

Tanggal 5 bulan Sela
(Dulkangidah) tahun Jimakir Wuku Tolu,
Windu Sengara (atau tanggal 24 Desember 1873)
kira-kira waktu Lohor, itulah saat yang ditentukan
sang Pujangga kembali menghadap Tuhan.

Cinitra ri budha kaping wolulikur
Sawal ing tahun Jimakir
Candraning warsa pinetung
Sembah mekswa pejangga ji
Ki Pujangga pamit layoti

Karya ini ditulis dihari Rabu tanggal 28 Sawal tahun Jim, akhir 1802.
(Sembah=2, Muswa=0, Pujangga=8, Ji=1) bertepatan dengan tahun masehi 1873).

38 Tanggapan to this post.

  1. Posted by esensi on Maret 30, 2008 at 8:46 am

    Waah… senengnya mengetahui ada blog yg concern dengan berbagai tema seputar kultur Jawa. Jadi kerinduan saya terhadap kampung halaman (ing Sukoharjo, Solo) bisa terobati hanya dengan bertandang ke sini.

    Monggo…

    *************

    Ha..ha…lumayan jadi NGIRIT Ongkos pulang neh Pak.
    Semoga BETAH di sini…

    Balas

  2. sujud sungkur lebur marang gusti hang makaryo jagad

    ***********

    Pantesan wis gak ketok Prejengane…kek..kek..kek..

    Balas

  3. Yang ini juga tak kalah menarik Mas… Paling tidak mengingatkan bahwa sebagai orang Jawa jangan sampe tercabut dari akar kebudayaanya.. Maturnuwun…

    +++++++++++++++++++++++

    Nggih leres njenengan Mas Wino,
    Sak meniko kathah piyantun ingkang sampun LALAI dan LUPA dengan asal muasal JER-JERING manungso saking Kabudayan piyambak. Malah Kabudayan saking negari sanes dipun Subyo-subyo kanti langkung. Akhirnya pada LUPA dengan JATI DIRINYA.

    Suwun wangsul

    Balas

  4. Posted by aini on Juli 3, 2008 at 12:11 am

    sabdo langit bner2 penipu besar!!!keperawanan saya direnggut oleh abah sodiq

    Balas

    • Posted by Mr. Rudianto on Juli 7, 2009 at 6:57 am

      anda jangan asal bicara…!!!!
      saya adalah siswa dari padepokan sabdo langit yang telah tahunan berguru….!!!!
      jadi tolong jangan mencememarkan nama baik padepokan sabdo langit….
      MEREKA SANGAT MENJUNJUNG TINGGI BUDAYA TIMUR…!!!
      MENGUTAMAKAN TATA KRAMA DAN SOPAN SANTUN…!!!
      terima kasih

      RUDIANTO – MALAYSIA

      Balas

  5. Posted by aini on Juli 3, 2008 at 12:13 am

    sudah cukup sya tertipu akibat ulah sbdo lgit yg berlokasi di jln assalam!! keperwanan sya bnr2 habis dirnggutnya! apa mas semua masih ada hati.. sya ingin berbicra jjur aga r smua pndgar jg smpai msk ke jurang sprti sya. dan sya akn mlporkn kpd pihak berwjib!!

    Balas

    • Posted by Mr. Rudianto on Juli 7, 2009 at 6:53 am

      Assalamu’alaikum…. salam sejahtera selalu…!!!
      saya adalah salah satu siswa sabdo langit… saya sangat terkejut akan berita yang saya baca….
      sungguh hanya seorang pengecut yang berani mencemarkan nama baik padepokan yang telah
      banyak menolong orang,,,, ini adalah fitnah… karna saya yang bertahun2 berguru dengan sabdo langit
      mendapatkan hasil yang sangat berguna bagi kehidupan saya……

      jadi tolong kalau hanya sekedar iseng jangan mencemarkan nama baik padepokan ku…..
      karena padepokan sabdo langit sangat menjunjung budaya timur…
      dengan kerendahan hatinya, sopan santun, saling menghargai,
      jadi sangat tidak mungkin kalau anda berkata demikian, Terima Kasih

      Rudianto – Malaysia

      Balas

    • Posted by minary on September 25, 2009 at 7:18 am

      dasar tukang fitnah pembohong besar,.saya tau gimana padepokan sabdo langit,.walo ini pos lama saya tau tulisan gini kok marah juga,cobalah sadar diri jangan main fitnah.tolong yang punya blog tuh posting fitnah di hapus,.

      Balas

  6. Posted by Gamb artis bugil on Agustus 3, 2008 at 8:28 am

    Sex

    Balas

  7. Posted by Front Pembela Islam (FPI) on September 15, 2008 at 7:24 pm

    Mbak-mbak yang merasa ditipu dan direnggut keperawanannya lapor kepada kami email saja ke fpisulthon@yahoo.com.

    Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberantas pelecehan seksual terhadap wanita pada suatu organisasi dan hal ini untuk seluruh umat beragama tidak hanya muslimat saja.

    Harap email ke kami berikut kronologisnya dan alamat yang tepat data anda terjamin kerahasiaannya.

    Balas

  8. Posted by Front Pembela Islam (FPI) on September 15, 2008 at 7:28 pm

    Atau langsung laporkan ke markaz kami atau cabang-cabang kami,
    Kami membantu ummat dengan jiwa dan raga kami.

    Wassalam

    Balas

  9. Posted by andri on Februari 7, 2009 at 4:58 am

    Kuloniwon

    Balas

  10. Dumadine wong kang becik bejan..orah koyok dadi wong jowo…yen orah ksebut “GAK PATE’ JOWO”.

    ***~~~~~~~~~~~~~~~~~~***

    Dadi womh JOWO ojo sampek ILANG JAWANE…
    Masyarakat Jawa mengartikan kata ‘Jawa’ bermakna ‘mengerti’ atau paham. Oleh karena itu, di dalam keseharian sering terdengar masyarakat Jawa melontarkan ungkapan seperti: ‘durung jawa’ (belum paham), ‘wis jawa’ (sudah paham), atau ‘wis ora jawa’ (berubah sombong atau atau buruk karena menjadi kaya – menjadi punya jabatan, menjadi punya pangkat, dll).

    Balas

  11. hmm… sungguh indahnya… hidup tetap Eling dalam kesadaran dan Waspodo dalam menangkap hikmah di balik setiap kejadian… sehingga berhati hati dalam melangkah dan memutuskan sesuatu… modalnya hanya kepasrahan diri… belajar sabar.. tawakal… ikhlas dan ridha… serta mulai bersyukur setiap saat… alam semesta akan merespon dengan indahnya sujud syukur insan hina…
    Salam Sayang
    Salam Taklim
    Salam Sejati…

    Balas

  12. pamuji rahayu…

    KUKUH BAKUH BUMI NUSWANTARA…., SURADIRA JAYANING – RAT, LEBUR DENING PANGASTUTI….

    kangmas Gun.., arek wis kentekan omongan dadhi malah bingung.. arep ngomong opooooo, box koment dikebaki wong kabeh.., malah ndok kene ana sing wong kerik ndemit barang..wis dadhi bubrah…, bhiyuuuuuhhhhh…,
    mending lungguh sila methekel matek tempe penyet.. wedang jahe anget anget udud klembak menyan.., nyawang mbulan ndadari… wah.. malah nyang ati trentrem ayem jenjem…, ora gawe tingtrime wong sak jagad.., lungguh sambil ngantu ngantu saudaraku kangmas Gun dan Saudaraku Kangboed njedul.. ayoo ayooo wedhangan duluuurrr…, guyub rukun saeka praya.. mbangun praja kanggo wigatining bangsa…,

    salam kangmas Gun..,

    Rahayu.. mugya panejengan lan para kadhangku kang kinasih tansah dahat karaharjan.

    Rahayu…

    Balas

  13. wis manteb pokoke…
    sesuk kapan bali mrene maneh, rasah adoh-adoh neng malang

    ***~~~~~~~~~~~~~~~***

    Haaaa…lah kulo piyambak wangsul teng Malang pendak 3 tahun pindah. Amargi awes sanget bondhone pak Bud.

    Balas

  14. mw tanya nech kang santri, kalo yang nulis serat dandhang ghulo apa R.Ronggowarsito juga?

    Balas

  15. Posted by naradi on Juli 23, 2009 at 2:49 pm

    SABDO PALON MENCIPTAKAN CANDI SUKUH DI TAWANG MANGU.TAWANG MANGU ARTINYA MEMBANGUN KESADARAN SEHINGGA PRABU BRAWIJAYA MENYADARI SEPENUHNYA AKAN HAKEKAT AJARAN YANG DIBAWA KALI JAGA YANG DISUKAI PUTRI CAMPA YANG DOYAN SEK.CANDI SUKUH ADALAH PERWUJUDAN ALQURAN TERJEMAHAN SABDO PALON ATAU SEMAR.AJARAN KALI JAGA BERARTI CANDRA SENGKALA.AGAMA YANG MENGHANCURKAN DAN MENYESATKAN.ATAU JURU PENERANG YANG MENGHANCURKAN.PADA AJARAN KALI JAGA WANITA DIPERKOSA DAN DILECEHKAN HINGGA TITIK TERENDAH.WANITA DI HANCURKAN DAN DINODAI.BAIK OLEH GUNA-GUNA .DEWANYA DEWA CABUL KAMAJAYA.PADA AKHIRNYA KAMAJAYA DI HANCURKAN MENJADI ABU OLEH DEWA SIWA.SABDO PALON BERKATA SEBUAH NEGERI YANG WANITANYA DI RENDAHKAN DEWATA TAK SUDI DATANG MEMBERI BERKAH KEMAKMURAN.DEWA KAMAJAYA SENDIRI DI USIR DARI SURGA.ROHNYA DI DUNIA MENDIAMI MAHLUK YANG BERCINTA DAN KASMARAN.DEWA KAMAJAYA TAK PERNAH MENCAPAI SURGA.JUGA PARA PENGANUT AJARAN KALI JAGA TAK PERNAH MENGENAL SURGA.BOHONG BESAR JIKA USTAD CABUL DAN BERWAJAH BURUK MENERANGKAN TENTANG SURGA.PEMELUK AJARAN KALIJAGA HANYA JADI MANGSA BUTO ATAU RAKSASA SEMATA.PRABU BRAWIJAYA,PUTRI CAMPA DAN KALI JAGA MELAKUKAN DOSA TAK BERAMPUN BAGI UMAT MANUSIA.BERGURU PADA MANUSIA SESAT HANYA MENDAPAT KESESATAN DAN PENDERITAAN TIADA AKHIR.

    Balas

  16. Posted by rasa on Juli 31, 2009 at 1:08 pm

    KALAU MERASA SAKTI MANDRA GUNA PADA ACARA TARIAN CALON ARANG DI BALI BOLEHLAH KALIAN UJI KESAKTIAN DISANA.HUBUNGI PAK NGURAH ARTHA DI DEWATA TV.KENALI DULU SAKTINYA LEAK BALI DI YOU TUBE LEAK BALI MELAWAN DUKUN-DUKUN JAWA.JANGAN CUMA BISA MEMPERKOSA WANITA SAJA.
    KALAU TERTARIK BUAT GROUP ORANG -ORANG SAKTI MINIMAL 100 ORANG.SILAHKAN ADU KESAKTIAN DENGAN LEAK BALI.ITU BARU SPORTIF.

    ***~~~~~~~~~~~~~***

    Haiiiiiyyyyyyyyyyyoooooohhhh….
    Siapa yang MERASA SAKTI…, tuh ada info dari mas Rasa untuk uji coba Elmu JOYO KAWIJAYAN dengan Leak Bali.
    Hiiiiiii…paling-paling ujung-ujungnya juga sama-sama ” MO-GO-BO-THO-NGO ” ( sama-sama jadi MAYAT )…haaaaa..haaaaaa…
    Jika ada orang yang MENGAKU-AKU dirinya SAKTI…sesungguhnya Dia SANGAT LEMAH….

    Salam – SLUMAN~SLUMUN~SLAMET Kang mas Rasa.
    Rahayu

    Balas

    • Posted by erlangga on Oktober 16, 2009 at 11:46 pm

      udahlah wes ga usah ribut…….jangan tonjolkan sikap sikap kalian yang bisa memicu terjadinya sesuatu yang tidak baik !apakah kalian cukup faham apa inti dari kata kata tersebut?

      Balas

  17. Posted by cbong on Agustus 27, 2009 at 10:28 am

    Mohon maaf saya mau nanya,,,,sabdo langit itu organisasi ato perguruan apa…………………………………………saya pengen tau,,,,,,,,,,,,,,,,,

    ***~~~~~~~~~~~~~***

    Wah…saya malah belum tahu mas CBONG, bisa saja ada Paguyuban, Perguruan ataupun Organisasi dengan nama tersebut.

    Mohon maaf tidak bisa memberikan petunjuk.

    Salam

    Balas

  18. Posted by abdul khafidz on Agustus 30, 2009 at 12:52 am

    kula seneng sanget kalian kultur jawi…, kula nyuwun kata kata bijak saking kultur jawi malih…,

    Balas

  19. Posted by madawali on Agustus 31, 2009 at 4:42 am

    Kalou topeng diadu dengan manusia ya lucu,gmana kalau leak diadu dengan reog, atau kalau gak etis lagi leak diadu dengan buaya dipenangkaran buaya?Atau dengan harimau dikandangnya? Gak ada manusia sakti toh manusia itu masih bentuk ciptaan,sampai kapan bentuk-bentuk ciptaan itu bisa kekal?

    ***~~~~~~~~~~~~~~~~~***

    Iya saudaraku Madawali,
    Memang tiada yang SAKTI dan KEKAL…Ilmu JOYO KAWIJAYAN hanya akan menjadikan kita berperilaku ADIGAN~ADIGUNG~ADIGUNO~SOPO SIRO SOPO INGSUN…yang pada akhirnya hanya mambuat kita LALAI dan LUPA akan DIDI sendiri.

    Jika ada seseorang yang mengatakan DIRINYA SAKTI karena bisa TERBANG…sesungguhnya Burung-burungpun telah melakukannya.
    Jika ada seseorang yang mengatakan DIRINYA SAKTI karena bisa BERJALAN DI ATAS AIR…sesungguhnya binatang ANGGGANG-ANGGANGpun telah melakukannya.
    Jika ada seseorang yang mengatakan DIRINYA SAKTI karena bisa MENEMBUS BUMI…sesungguhnya JANGKRIK, CACING pun telah melakukannya.

    Salam

    Balas

  20. Posted by madawali on September 5, 2009 at 2:32 am

    Alhamdulillah, alam berbisik,insan lelap bermimpi,tatkala angkara sudah di Tuhankan,aku jadi tak bisa menahan kentut,sempit sudah akal kita jikalau Tuhan cuma bisa menantang Ciptaannya,jikalah mau percaya, Tuhan itu mampu mematikan dengan Cinta,bukan dengan kanuragan dan senjata apalagi sabdonya pak pendeta.He..He..He. Salam akur yg punya blog jangan lupa yang dua itu di syukuri kalau tidak lewat lho.Kayak kawanku yg duanya sudah gak ada lagi.He..He..He

    Balas

  21. Posted by handayani on September 11, 2009 at 2:09 pm

    iNI SRat SBdo jAti ApA saBdo lNgit?? Sya jD bngung
    Kalau memang ini sBdo Langit SYA mAu meLPorkan PErbuATan yG meLeCehkan Kakak SAya yG bernama Suryaningsih
    perlu di ketahui.. saya sudah lama dan akRab dgn perguruan sabdo langit.krna sudah bbrp kali saya dan kakak saya berobat d sna.
    namun tepat pda tgl 14 mei lalu ketika kakak saya hendak pasang susuk.. kakak saya malah d suruh utk d buka bajunya.. dan seterusnya ia d suruh melayani ABah SOdiqe dgn Alasan ingin mengeluarkan Ghoib Yg ad d bdannya.. HArus dgn ritual tersebut… .SUDAH KE 4 KALI kakak saya melakukan hub trsebut dgn abaH Sodiqe dan ia Skrng HAmil.. lalu siapa yg hArus bRTanggung jawab .. saya tdk minta lebih .. dan melihat kondisi kakak saya yg depresi.. berat.. saya turut sedih… tolong tegakan keadilan!!! saya gq mau menuntut mereka..namun saya minta kepada para wanita untuk selalu berhati2 dlm memlih paranormal..yg jelas asal usulnya.

    trimakasih.

    Balas

    • dari pada ngomong ga karuan, yg terzolimi silahkan laporkan kepolisi spy diproses. kalo merasa nerima, ga usah komentar.

      Balas

  22. Posted by syarif hidayahtulloh on September 11, 2009 at 2:45 pm

    Sabar ya mbak…
    SABDO LANGIT??? YG pimpinan ki sukma ningrat itu kan??
    SAya juga pNAh Bljar d sna.
    tapi SAya bLajar YG d Jakarta .. yg d Joglo ituloh..hehehehehe.
    Wkti itu SAya Ambil progRam kesepuhan sAbdo dadi.. ehh lAnjut ke ilmu pamungkas sabdo langit… trus SAya jg aMbil kHOdam Sapu JAgAd.
    wahh PELAyanann nya meMuaskan koq .yahhh memang Aki nya rada MAtre.. MUngkin jga GHoiB ny doyan Duit kali..hehe.
    wktu itu Saya d suruh masuk kamar.. dan d suruh pandangin foto nyai loro kidul…dan ditinggal ki ny gitu aja.. DENGAN ALASAN akinya mau bantu saya dari kamar sebelah.buat transfer energi. sesudah 1 jam gitu.. saya keluar aja .. (hendak ke wc) Ehhh gq sengaja liat abah dan aki2 ny lg ngitung duit.. yg td saya beri buat keilmuan ..hehehe.. yg saya langsung trperanjat aja.. kaget bnget.. masa saya D SURUH NUNGGU D KAMAR SEDANGKAN AKI2 NYA PADA NGITUNG DUIT..WELEH2
    total program yg saya ambil bErikut susuK merah delima nya sebesar 30 jt an.
    yahh nyesellll banget sih.. tp ya mau gimana lg..
    tp gPpalah.. SAYA jg ngAMbil beberapa brg2 dari kamar nya wktu ditnggal 1 jam gtu…(nyolong dikit) hehe.. kyk keris ama tasbeh,buku2 keilmuan..
    trus saya juaL ke ki JOko bodo deh.. yg d jln mesjid al umar ituloh.. yahh walau dpt 12 jt.. tp yah.. lumaynlah buat nutup kerugian.
    dan sekrang saya membuka cabang di jln menteng raya 3 no 712 dpan rumah makan nasi uduk mak cingur..
    saya sudah mendapat ilmu sedikit dari ki jojo bodo.
    hati2 yang ingin belajar di sabdo langit. uang habiss ilmu pun tidak dapat

    Balas

  23. Posted by ibu hj endang pujiastuti on September 11, 2009 at 3:27 pm

    YG susuk merah delima itu kn bonus anti nembak jg kn mas?
    sabdo langit memang bener2 menipu..
    SUAMI SAYA CACAD KAKI SEBELAH KIRINYA!!! KETIKA IKUT TEST KEKEBALAN OLEH SABDO LANGIT.. KAKI SUAMI SAYA DI TEST KEBAL SENJATA.DAN DITEMBAK KAKI KIRINYA..
    CERITANYA PADA WAKTU ITU SUAMI SAYA IKUT KE PELABUHAN RATU .. DSNA ki SUKMA nINGRAT , UsTAD aBDULLAH DAN abH sODIQ MEMBERIKAN AJIAN2… DENGAN MAHAR 18 JT. ITU BKANLAH JUMLAH KECIL… MENGINGAT KERJAAN SUAMI SAYA SEORG SATPAM..
    LALU KTKA TENGAH MALAM RITUAL ITU DIMULAI.. LALU.. DITEMBAKLAH KAKI KIRI SUAMI SAYA.. PADAHAL SEBELUM NYA YG DIMINTA ABAH2 ITU UNTUK MENENMBAK PERUT SUAMI SAYA..
    DAN PELURU PUN MENEMBUS PAHA KIRI SUAMI SAYA…. LALU MEREKA MENINGGALKAN SUAMI SAYA DN MENYURUH PETUGAS HOTEL UTK MEMBWA K RUMAG SAKIT TERDEKAT.. ALHASILL UNTNG;AH NYAWA SUAMI SAYA DPT TERTOLONG..WLAUPUN PENDARAHN. BNYAK
    DAN 3 HARI SESUDAH NYA.. SYA MENDATANGI TEMPAT SABDO LANGIT DAN MEREKA SUDAH TIDAK PRAKTEK LG D JKRTA…DA MENJELSAKAN ITU SALAH SUAMI SAYA.. YG KURANG MEMBAYAR MAHAR NYA… SUAMI SAYA MEMBAYAR 15 JT. DGN JANJI 3 JT NYA LG PAS SETELAH RITUAL..
    SAYA JG SUDAH TIDAK MAU MENUNTUT MEREKA.. BIARLAH ALLAH SWTA ALLAH YG MEMBALAS..

    Balas

    • Posted by minary on September 25, 2009 at 7:46 am

      wah kaya banget security nya,.bisa bayar 18 jt ,.dasar tukang fitnah.berapa sih gaji satpam..fitnahnya kurang jos masih bodo.hehehe.ada kebencian tuh di hati

      Balas

  24. Posted by JOYO bali on September 22, 2009 at 7:11 pm

    1 kata biAdab!
    allah pasTi akan membalas semuanya

    Balas

  25. Posted by Saw on Oktober 24, 2009 at 3:03 pm

    SABDO LANGIT BERKAta MAHAR KAMI KEMBALIKAN PENUH JIKA KEILMUAN TIDAK BERKASIAT
    duhh nyatanya mau minta mahar balik aja XUSAH N

    Balas

  26. Posted by wong saleh on Oktober 24, 2009 at 3:07 pm

    duhhh

    Balas

  27. Posted by wong saleh on Oktober 24, 2009 at 3:08 pm

    MAHARNYA AJA DIMINTA LAGI KAGAK DI BALIKIN PADAHAL DI TULIS KALO MAHAR DIKEMBAIKAN PENUH..
    MAU BALIK URUSAN NYA PANJANG..
    BISA2 DISANTET NTAR

    Balas

  28. Posted by jokomino on Oktober 28, 2009 at 6:15 pm

    makanya jangan beli ilmu yg di iklan kan

    Balas

  29. Posted by BREWOK on Oktober 30, 2009 at 10:30 am

    BARU AJA SAYA KIRIM TRANSFERS . . . .TAHU2 BACA BERITA2 MIRING . . .MUDAH2AN INI JODO SAYA

    Balas

  30. Posted by nuwun Prayogo on November 2, 2009 at 11:17 am

    Salam Sejati, Sugeng rahayu.

    Gak tau mana yang benar, dan siapa yang salah. atas komentar diatas, mudah2an para pembaca yang budiman bisa menyikapi lebih hati-hati dan sabar, dan tidak mudah ikut-ikutan hawa nafu, karna nafsu itu sesungguhnya setan, kita jaga selalu nafsu mutmainah kita, agar bisa mengalahkan tiga nafsu yang
    mengembara itu, .

    nuwun.

    Balas

  31. Posted by rezajakfar on November 7, 2009 at 11:21 pm

    assalammualaikum.wr.wb.yth.ki.sukma ningrat.saya reza dari palembang………..

    Balas

  32. wah waktu malem suroan saya ikut gemblengan di PKM hasilnya memuaskan. maaf ini bukan mengiklankan tapi ini pengalaman saya. terus saya ketemu teman dari palembang dan saya berkenalan berbincang panjang lebar tentang pengalaman spiritual. dia bilang pernah berguru di sabdo langit sudah bayar habis 5jt. katanaya belajar terawangan tapi hasilnya O besar. kasihan yah.

    Balas

Tanggapi posting ini